• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Health
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Health
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Model Hospital Safety Climate terhadap Kepatuhan Universal Precaution Blood-Borne Pathogen pada Tenaga Kesehatan di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri

    Thumbnail
    View/Open
    24929010.pdf (11.53Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hapsari, Megatantri Sekar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang : Hospital Safety Climate (HSC) merupakan elemen penting dalam membangun budaya keselamatan kerja, khususnya dalam pencegahan pajanan blood borne pathogen (BBP) pada tenaga kesehatan. Penelitian Gershon et al. (2000) menunjukkan adanya hubungan bermakna antara komponen HSC dengan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap Universal Precautions (UP). Tujuan : Menganalisis hubungan antara HSC dengan kepatuhan UP pada tenaga kesehatan di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri sebagai upaya pencegahan pajanan BBP. Metode : Penelitian menggunakan desain explanatory sequential research melalui tiga tahap: (1) uji validitas dan reliabilitas instrumen HSC yang diadaptasi dari instrumen Gershon; (2) analisis kuantitatif dengan uji chi-square (bivariat) dan regresi logistik (multivariat); serta (3) analisis kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperdalam temuan kuantitatif. Hasil : Analisis multivariat menunjukkan empat variabel HSC berhubungan bermakna dengan kepatuhan UP. Elemen Program Kesehatan berhubungan negatif (B = -1,82; p = 0,02; AOR = 0,16; 95% CI 0,03–0,77). Tanggung Jawab dan Akuntabilitas juga berhubungan negatif (B = -1,73; p = 0,02; AOR = 0,17; 95% CI 0,04–0,77). Pelatihan dan Pendidikan berhubungan positif dan merupakan prediktor terkuat (B = 2,01; p = 0,02; AOR = 7,47; 95% CI 1,32–42,0). Ketiadaan Hambatan Pekerjaan terhadap Keselamatan tidak bermakna secara statistik (B = - 1,198; p = 0,08; AOR = 0,30; 95% CI 0,07–1,18). Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara komponen HSC Elemen Program Kesehatan, Tanggung Jawab dan Akuntabilitas, serta Pelatihan dan Pendidikan dengan kepatuhan UP pada tenaga kesehatan di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Pelatihan dan Pendidikan berperan paling besar dalam meningkatkan kepatuhan, sementara hambatan pekerjaan tidak terbukti berpengaruh signifikan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66644
    Collections
    • Master of Public Health [5]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV