| dc.contributor.author | Wijaya, Bryan Mahendra | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-02T06:40:59Z | |
| dc.date.available | 2026-09-02T06:40:59Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/123456789/66629 | |
| dc.description.abstract | Kursi roda berdiri (standing wheelchair) memerlukan rangka dengan bentuk
lengkung tertentu sehingga dibutuhkan proses pembengkokan material yang presisi
dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat bending
hidrolik yang mampu membengkokkan dua material uji secara bersamaan dengan
hasil tekukan yang identik serta dapat digunakan untuk membengkokkan square
tube 40 × 20 mm dan pipe Ø22 × 3 mm sebagai material penyusun rangka kursi
roda berdiri. Proses perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak
SolidWorks 2022 melalui pemodelan tiga dimensi komponen alat dan simulasi
pembebanan untuk mengevaluasi keamanan desain. Berdasarkan hasil simulasi,
nilai perpindahan, regangan, dan tegangan maksimum yang terjadi pada alat
bending dan rangka masih berada di bawah batas luluh material. Oleh karena itu,
desain alat bending dinyatakan aman terhadap pembebanan sebesar 20 kN,
sedangkan desain rangka dinyatakan aman terhadap pembebanan sebesar 4.500 N.
Pengujian dilakukan pada square tube 40 × 20 mm dengan ketebalan 1,5 mm dan
3 mm serta pipe Ø22 × 3 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat bending
yang dirancang mampu membengkokkan dua material uji secara bersamaan dengan
hasil tekukan yang identik. Material square tube dengan ketebalan 1,5 mm
mengalami deformasi berupa kerutan pada bagian dalam tekukan meskipun telah
dilakukan penambahan sistem penguncian untuk mencegah pergerakan material
selama proses pembengkokan. Penggunaan square tube dengan ketebalan 3 mm
menghasilkan kualitas pembendingan yang lebih baik, namun menyebabkan
peningkatan berat rangka. Sementara itu, pipe Ø22 × 3 mm menghasilkan kualitas
tekukan yang baik tanpa ditemukan cacat pembengkokan yang signifikan sehingga
dipilih sebagai material yang paling sesuai digunakan sebagai penyusun rangka
kursi roda berdiri karena memiliki kualitas pembengkokan yang baik serta bobot
yang lebih ringan dibandingkan square tube 40 × 20 mm dengan ketebalan 3 mm. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | alat bending hidrolik, Center Line Radius (CLR), kursi roda berdiri, pipe, square tube | en_US |
| dc.title | Alat Bending Hidrolik untuk Pembuatan Rangka Kursi Roda Berdiri | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 22525063 | |