Formulasi dan Evaluasi Sediaan Roll-On Aromaterapi dengan Basis Virgin Coconut Oil (VCO) dan Extra Virgin Olive Oil (EVOO) serta Pengujian Fungsi Kognitif
Abstract
Latar belakang: Minyak atsiri berpotensi mendukung fungsi kognitif dan banyak
dimanfaatkan dalam aromaterapi. Pengembangan aromaterapi dalam bentuk roll on
dengan variasi carrier oil masih terbatas sehingga diperlukan formulasi yang
praktis dan nyaman digunakan.
Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) dan Extra
Virgin Olive Oil (EVOO) terhadap mutu fisik, uji hedonik, dan fungsi kognitif
sediaan roll on aromaterapi.
Metode: Penelitian dilakukan melalui formulasi dua sediaan roll on aromaterapi
yang mengandung minyak atsiri rosemary (Rosmarinus officinalis L.), peppermint
(Mentha piperita L.), dan nilam (Pogostemon cablin (Blanco) Benth.). Formula 1
menggunakan basis VCO dan Formula 2 menggunakan basis EVOO. Analisis
senyawa volatil masing-masing minyak atsiri dilakukan menggunakan Gas
Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Evaluasi meliputi uji organoleptis,
homogenitas, pH, stabilitas, dan uji hedonik. Formula terbaik diuji terhadap fungsi
kognitif menggunakan Psychology Experiment Building Language (PEBL).
Hasil: Kedua formula memenuhi parameter mutu fisik dan stabil selama
penyimpanan. Formula 2 berbasis EVOO menunjukkan hasil uji hedonik yang lebih
baik serta memberikan peningkatan pada beberapa parameter fungsi kognitif
dibandingkan kelompok kontrol.
Kesimpulan: Formula 2 berbasis EVOO berpotensi dikembangkan sebagai
aromaterapi praktis pendukung fungsi kognitif.
Collections
- Pharmacy [2101]
