Show simple item record

dc.contributor.authorNizar, Muhammad Khoirun
dc.date.accessioned2026-09-02T03:48:52Z
dc.date.available2026-09-02T03:48:52Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66613
dc.description.abstractEthyl Tertiary Butyl Ether (ETBE) telah mendapat perhatian signifikan sebagai agen peningkat angka oktan (octane booster) yang menjanjikan untuk menggantikan aditif berbasis fosil dan senyawa aromatik berbahaya dalam bensin. ETBE disintesis dapat melalui reaksi eterifikasi antara etanol dan isobutilena. Pabrik ETBE dengan kapasitas 150.000 ton/tahun ini direncanakan akan didirikan di kawasan industri berlokasi di Cilegon, Banten. Metode pembuatan ETBE adalah dengan mereaksikan isobutilena dan etanol dengan bantuan katalis amberlyst-15 pada reaktor fixed bed multitube dengan suhu 77,54 °C dan tekanan 8 atm. Metode ini disebut dengan eterifikasi, selanjutnya hasil dari reaktor akan dipisahkan menggunakan menara distilasi 1 dengan hasil atas berupa isobutilena yang akan digunakan kembali untuk recycle hasil bawahnya akan dilanjutkan lagi menuju ke menara distilasi 2. Pemisahan produk utama pada menara distilasi dengan hasil atas berupa senyawa ETBE yang disimpan ke tangki penyimpanan produk. Produk hasil akhir untuk senyawa ETBE akan diturunkan suhunya menggunakan pendingin, sehingga produk berada pada kondisi suhu 30°C dan tekanan 1 atm. Untuk proses akhir pada menara distilasi 3 menghasilkan etanol yang digunakan sebagai recycle. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa pabrik kimia perlu dikonversi secara tetap dengan modal tetap sebesar Rp1.039.153.452.707,62 dan modal kerja sebesar Rp921.838.538.585,38 dengan total biaya produksi sekitar Rp3.252.365.944.400. Keuntungan sebelum pajak yaitu Rp466.880.305.599,74 dan keuntungan setelah pajak yaitu Rp326.816.213.919,82. Kemudian persen pengembalian investasi (ROI) sebelum dan sesudah pajak yaitu 45% dan 31%. Untuk Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,82 tahun dan sesudah pajak 2,41 tahun. Titik impas (BEP) dengan nilai 36% kemudian Shut Down Point (SDP) sebesar 16% dan Discounted Cash Flow of Return (DCFR) adalah 29,95% dari hasil evaluasi ekonomi, bisa disimpulkan bahwa pabri ETBE cukup bagus untuk didirikan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEthyl Tertiary Butyl Ether (ETBE), Eterifikasi, Fixed Bed Multitube Reaktor, Menara Distilasi, Analisis Ekonomien_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Ethyl Tertiary Butyl Ether dari Isobutilena dan Etanol Kapasitas 150.000 Ton/Tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19521154


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record