Hubungan Antara Konsep Diri dengan Perilaku Bullying Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara konsep diri dengan perilaku bullying remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara konsep diri dengan kecenderungan perilaku bullying remaja. Semakin tinggi konsep diri seseorang, maka semakin rendah perilaku bullying seseorang. sebaliknya semakin rendah konsep diri seseorang, maka semakin tinggi perilaku bullying. Subjek penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada kelas dua dan kelas tiga dengan rentang usia 13-15 tahun. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku bullying untuk mengungkap perilaku bullying berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Olweus (Solberg dan Olweus, 2003). Dan skala konsep diri berdasarkan aspek konsep diri yang diungkapkan oleh Berzonsky (1981) yang meiputi aspek fisik, psikis, sosial dan moral. Analis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis secara statistik, yaitu teknik korelasi Product Moment dari Pearso dan menggunakan program SPSS versi 16.00 untuk menguji apakah ada hubungan antara konsep diri dengan perilaku bullying. Analisis Product Moment menunjukkan korelasi sebesar r = -0,266 dan p = 0,002 (p<0,05). Hal ini berarti ada hubungan antara konsep diri dengan perilaku bullying. Jadi hipotesis penelitian diterima.
Collections
- Psychology [1337]
