• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Health
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Health
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Konseling terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Tuberkulosis dengan Drug-Induced Liver Injury di Rumah Sakit Serang

    Thumbnail
    View/Open
    24929015.pdf (3.014Mb)
    Date
    2026
    Author
    Rahman, Adhika
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Pasien tuberkulosis (TB) yang mengalami drug induced liver injury (DILI) menghadapi beban ganda, yaitu penyakit kronis sekaligus komplikasi pengobatan, yang dapat memicu kecemasan. Konseling diduga mampu menurunkan kecemasan tersebut, namun buktinya pada populasi ini masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh konseling terhadap tingkat kecemasan pasien TB dengan DILI sekaligus menggali pengalaman pasien terkait kecemasan dan konseling. Metode: Penelitian mixed method sequential explanatory. Tahap kuantitatif memakai rancangan pre-eksperimental one group pretest-posttest pada 45 pasien TB dengan DILI di RS Hermina Ciruas, RS Kurnia Serang, dan RS Fatimah Serang (Januari–April 2026), diukur dengan kuesioner GAD-7 dan dianalisis memakai uji t berpasangan serta regresi linear berganda. Tahap kualitatif memakai wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dianalisis secara tematik. Hasil: Skor kecemasan turun rata-rata 4,200 poin, yaitu dari rerata pra-konseling 12,16 menjadi 7,96), dan penurunan ini bermakna secara statistik (t=12,740; p<0,001). Analisis regresi linear berganda dengan variabel numerik memperlihatkan hanya kadar bilirubin total yang berhubungan bermakna dengan kecemasan awal (B=-1,204; p=0,004). Analisis kualitatif menghasilkan delapan tema yang menjelaskan sumber kecemasan (tekanan ekonomi, ketakutan perburukan penyakit, stigma, dan keluhan fisik) serta perubahan setelah konseling (perbaikan kognitif, kemampuan mengelola kecemasan, penguatan dukungan sosial, dan tumbuhnya harapan). Kesimpulan: Konseling terbukti efektif menurunkan kecemasan pasien TB dengan DILI. Kecemasan lebih banyak bersumber dari faktor psikososial di luar kondisi klinis, sehingga pendampingan psikologis perlu menjadi bagian rutin layanan TB.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66581
    Collections
    • Master of Public Health [5]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV