Analisis Mekanisme Aksi Tanaman Obat sebagai Alternatif Terapi Demam Berdarah Dengue: Tinjauan Naratif
Abstract
Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah
kesehatan global dengan pilihan terapi yang terbatas. Berbagai penelitian telah
melaporkan potensi tanaman obat terhadap infeksi dengue, namun informasi
mengenai mekanisme aksinya masih tersebar sehingga diperlukan adanya review
untuk merangkum informasi tersebut.
Tujuan: Mengidentifikasi potensi dan mekanisme aksi tanaman obat sebagai
alternatif terapi DBD.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan naratif dengan melakukan
pencarian literatur pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar
untuk artikel yang dipublikasikan pada tahun 2015 hingga 2025. Kriteria inklusi
meliputi artikel penelitian asli, tersedia dalam teks lengkap, membahas tanaman
obat untuk DBD, serta dipublikasikan dalam Bahasa Inggris.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat 27 tanaman obat yang berpotensi
sebagai alternatif terapi DBD. Pada penelitian in vitro, tanaman obat menunjukkan
aktivitas antivirus dengan menghambat berbagai tahapan siklus hidup virus dengue.
Sementara itu, penelitian in vivo menunjukkan bahwa tanaman obat tidak hanya
memiliki aktivitas antivirus, tetapi juga berperan dalam meningkatkan jumlah
trombosit, menurunkan viral load, memodulasi respons imun, dan mengurangi
inflamasi.
Kesimpulan: Tanaman obat memiliki potensi alternatif pengobatan dengue baik
secara in vitro maupun in vivo melalui aktivitas antivirus, peningkatan trombosit,
immunomodulator, dan pengurangan efek inflamasi.
Collections
- Pharmacy [2101]
