Pengembangan Render Farm Menggunakan Netrender dan Backburner
Abstract
Rendering merupakan proses mengolah model 3D menjadi gambar 2D. Proses rendering membutuhkan proses komputasi tinggi, sehingga dibutuhkan sumber daya komputer yang memadai untuk menyelesaikan proses rendering tersebut. Akan tetapi untuk memenuhi hal tersebut, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit agar sumber daya komputer yang diinginkan dapat tersedia. Solusi untuk masalah tersebut adalah dengan menyediakan renderfarm. Renderfarm merupakan sebuah sistem dimana proses rendering didistribusikan pada komputer-komputer node yang telah terhubung dalam sebuah jaringan cluster. Renderfarm tersusun dari komputer headnode yang merupakan komputer pendistribusi tugas dan komputer node, yaitu komputer yang akan mengerjakan tugas dari headnode. Pada penelitian ini dilakukan pengujian proses rendering menggunakan 1,3, dan 5 buah komputer node yang akan mengerjakan tugas tersebut dengan dua buah aplikasi yang berbeda. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa renderfarm ini memberikan kinerja rendering lebih cepat dan efisien daripada rendering menggunakan sebuah komputer. Hasil analisis tersebut berupa data perbandingan proses rendering menggunakan 1, 3, dan 5 buah komputer pada renderfarm dan proses rendering menggunakan sebuah komputer.
Collections
- Informatics Engineering [2730]
