| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rancangan sistem imbalan yang jelas dalam meningkatkan persepsi positif terhadap sistem imbalan dan melihat pengaruhnya terhadap motivasi kerja, tujuan berikutnya adalah melihat hubungan antara persepsi dan motivasi kerja. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh positif persepsi sistem imbalan terhadap motivasi kerja karyawan dan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap sistem imbalan dengan motivasi kerja karyawan. Subyek penelitian berjumlah 12 responden yang diambil secara klasikal yakni karyawan bagian produksi unit workshop Damai. Penelitian ini menggunakan tiga variabel penelitian yakni sosialisasi sistem imbalan rancangan Rowan, persepsi terhadap sistem imbalan dan motivasi kerja karyawan. Metode penelitian dilakukan dengan teknik eksperimen one group pretest posttest design. Pengukuran terhadap persepsi dan motivasi kerja karyawan menggunakan kuesioner/angket baik sebelum maupun setelah diberikan intervensi yang berupa sosialisasi mengenai sistem imbalan rancangan Rowan. Penilaian alat ukur menggunakan poin angka yang terdiri dari 1 sampai 5 poin pada setiap pernyataannya. Hasil analisis data dengan menggunakan statistik non parametrik yakni uji perbedaan dengan metode Sign test yang menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi dan motivasi sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi sistem imbalan, hal ini terlihat dari nilai tanda (-) berjumlah 3 h=2 yakni 3 > 2 yang menunjukan hipotesis nol ditolak. Sedangkan untuk uji hipotesa yang kedua yakni melihat hubungan antara variabel persepsi dengan motivasi kerja, terlihat rs hitung > rs table (0,782 > 0,591) dengan α = 0,05 yang berarti ada hubungan positif yang kuat antara varibel persepsi dengan variabel motivasi kerja. | en_US |