Penerapan Metode Multipleks PCR untuk Identifikasi DNA Sapi, Ayam, dan Babi pada Beberapa Matriks Pangan
Abstract
Latar belakang: Kehalalan pangan menjadi tantangan karena kasus kontaminasi
dan pemalsuan pada produk olahan masih ditemukan, sementara identifikasi visual
sudah tidak memadai. Metode multipleks PCR berbasis gen 12S rRNA terbukti
mampu mengidentifikasi DNA ayam, sapi, dan babi secara simultan pada daging
segar, namun penerapannya pada matriks pangan masih terbatas.
Tujuan: Menerapkan multipleks PCR berbasis gen 12S rRNA untuk identifikasi
DNA sapi, ayam, dan babi pada beberapa matriks pangan.
Metode: Sampel daging ayam olahan, smoke ham, dan kuah ramen ayam dari
warung makan di Yogyakarta diisolasi DNA-nya (FavorPrep Food DNA
Extraction Kit), diukur konsentrasi dan kemurniannya, lalu diamplifikasi dengan
multipleks PCR primer 12S rRNA dan divisualisasikan melalui elektroforesis gel
agarosa 1%.
Hasil: Daging ayam olahan positif DNA ayam tanpa kontaminasi. Smoke ham
berlabel sapi hanya menunjukkan pita DNA ayam tanpa pita DNA sapi,
mengindikasikan pemalsuan. Kuah ramen ayam negatif pada pengujian awal,
namun pengujian ulang mendeteksi kemunculan DNA ayam dan babi. Hasil
pengujian terhadap kontrol positif dan kontrol negatif mengonfirmasi validitas dan
spesifisitas primer.
Kesimpulan: Metode multipleks PCR gen 12S rRNA mampu mengidentifikasi
DNA sapi, ayam, dan babi pada beberapa matriks pangan, serta mengungkap
pemalsuan pada smoke ham dan kontaminasi babi pada kuah ramen ayam.
Collections
- Pharmacy [2101]
