Hubungan Antara Kebersyukuran dengan Kualitas Hidup Pasien Penderita Hipertensi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan kualitas hidup pasien penderita hipertensi. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara kebersyukuran dengan kualitas hidup pasien penderita hipertensi. Semakin tinggi kebersyukuran, maka semakin tinggi kualitas hidup pasien penderita hipertensi. Begitu pula sebaliknya. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini merupakan skala yang dimodifikasi sendiri oleh peneliti. Skala kebersyukuran penulis susun berdasarkan skala yang dikemukakan oleh Kurniawan, dkk (2012), sedangkan skala kualitas hidup penulis susun berdasarkan teori teori quality of life atau kualitas hidup dari WHO. Instrumen kualitas hidup (WHOQOL-BREF) merupakan pengembangan dari instrumen WHOQOL-100. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman's rho dikarenakan data kedua variabel pada penelitian ini adalah tidak normal. Hasil analisis data menunjukkan korelasi antara variabel kebersyukuran dan kualitas hidup r = 0,344 dengan p = 0,015 (p<0,05). Hal ini berarti menunjukakan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kebersyukuran dan kualitas hidup sehingga hipotesis yang diajukan diterima.
Collections
- Psychology [1337]
