Keberfungsian Keluarga sebagai Pembentuk Perilaku Prososial
Abstract
Perilaku prososial memiliki peranan penting dalam kompetensi sosial remaja serta sistem pendidikan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keberfungsian keluarga dalam membentuk enam dimensi perilaku prososial. Responden dalam penelitian ini adalah remaja usia 15-18 tahun yang tengah menempuh Sekolah Menengah Atas Negeri II Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan dua skala, yakni: a) Skala Tendensi Perilaku Prososial (33 aitem) yang mengacu pada teori Carlo dan Randall (2002) dengan a - 0,885 b) Skala Keberfungsian Keluarga (42 aitem) yang mengacu pada teori McMaster (1983) dengan a-0, 935. Hasil analisa product moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keberfungsian keluarga dan perilaku prososial umum (r-0,522; p -0,00) yang diikuti dengan hubungan positif yang signifikan antara keberfungsian keluarga dengan keseluruhan dimensi perilaku prososial, kecuali dimensi public. Diskusi fokus pada peran keluarga dalam membentuk perilaku prososial pada remaja serta perbedaan kecenderungan melakukan perilaku prososial pada laki-laki dan perempuan.
Collections
- Psychology [1337]
