Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Work-Family Conflict pada Wanita Bekerja di Kementrian Kesehatan Jakarta
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menguji antara dukungan sosial dengan work-family conflict pada wanita yang bekerja di Kementrian Kesehatan Jakarta. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara dukungan sosial dengan work-family conflict pada wanita yang bekerja di Kementrian Kesehatan. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, maka semakin rendah work-family conflict pada wanita yang bekerja di Kementrian Kesehatan Jakarta. Sebaliknya semakin rendah dukungan sosial yang diterima, maka semakin tinggi work-family conflict pada wanita yang bekerja di Kementrian Kesehatan Jakarta. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 40 orang wanita berusia minimal 25 tahun, sudah menikah yang bekerja di Kementrian Kesehatan dan memiliki anak minimal satu dengan usia maksimal sekolah. Skala work-family conflict mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Ilies dkk (2007) dan Samovar dkk (1998). Skala dukungan sosial mengacu pada aspek-aspek yang di kemukakan oleh Sarafino (1990). Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi program SPSS 17,0 for windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan work-family conflict pada wanita yang bekerja di Kementrian Kesehatan Jakarta. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = -0,603 dengan p=0,000 yang artinya ada hubungan yang signfikan antara dukungan sosial dengan work-family conflict pada wanita yang bekerja di Kementrian Kesehatan. Jadi, hipotesis penelitian diterima.
Collections
- Psychology [1337]
