Pengaruh Keteraturan Membaca dan Menghayati Makna Ayat dalam Al-Quran Terhadap Kemempuan Berpikir Positif pada Narapidana
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelatihan keteraturan membaca dan menghayati makna ayat dalam Al-Quran terhadap kemampuan berpikir positif pada narapidana. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh positif keteraturan membaca dan menghayati makna ayat dalam Al-Quran terhadap kemampuan berpikir positif pada narapidana, narapidana yang mengikuti pelatihan memiliki kemampuan berpikir positif yang lebih tinggi daripada narapidana yang tidak mengikuti pelatihan. Subjek dalam penelitian ini adalah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta sejumlah 20 subjek. Pengambilan subjeknya ditentukan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta. Adapun skala yang digunakan adalah skala berpikir positif yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Albrecht (2005) berjumlah 50 aitem. Metode penelitian ini menggunakan Pre test-Post test Control Group Design. Data dianalisis menggunakan uji t. Hasil analisis kuantitatif dengan bantuan program SPSS versi 11,5 for windows menunjukkan ada pengaruh positif yang signifikan keteraturan membaca dan menghayati makna ayat dalam Al-Quran terhadap kemampuan berpikir positif pada narapidana, dengan nilai p sebesar 0,0125 (p < 0,05) dengan demikian hipotesis penelitian diterima. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh positif yang signifikan keteraturan membaca dan menghayati makna ayat dalam Al-Quran terhadap kemampuan berpikir positif pada narapidana, narapidana yang mengikuti pelatihan memiliki kemampuan berpikir positif yang lebih tinggi daripada narapidana yang tidak mengikuti pelatihan.
Collections
- Psychology [1337]
