Hubungan antara Efikasi Diri Mencari Kerja dengan Resiliensi pada Pencari Kerja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri mencari kerja dengan resiliensi pada pencari kerja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada korelasi positif antara efikasi diri mencari kerja dengan resiliensi pada pencari kerja, semakin tinggi efikasi diri mencari kerja yang dimiliki maka semakin tinggi resiliensi yang dimiliki oleh pencari kerja, begitu pula sebaliknya. Penelitian ini melibatkan 53 orang responden yang berada di Yogyakarta dan Jawa Tengah, berusia 21-27 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, sudah lulus $1 minimal selama 3 bulan, sudah mengikuti tes seleksi kerja minimal 2 kali, belum pernah bekerja setelah lulus kuliah atau pernah bekerja minimal 3 bulan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala resiliensi yang disusun berdasarkan definisi dan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Glantz dan Johnson (1999) dan skala efikasi diri mencari kerja yang disusun berdasarkan definisi dan dimensi-dimensi yang dikemukakan oleh Bandura (1997). Hasil analisis korelasi dengan menggunakan product moment Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,648 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri mencari kerja dengan resiliensi pada pencari kerja. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [1337]
