Hubungan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan dengan Perilaku Agresif pada Remaja Putri
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan perilaku agresif remaja putri. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan perilaku agresif remaja putri. Semakin tinggi persepsi keterlibatan ayah dalam pengsuhan, semakin rendah perilaku agresif remaja putri. Sebaliknya semakin rendah keterlibatan ayah dalam pengasuhan, semakin tinggi perilaku agresif remaja putri.
Subjek dalam penelitian ini adalah siswi SMU Negeri di Jogjakarta. Sebanyak 147 subjek dengan karakteristik berusia 14-17 tahun, memiliki ayah, berdomisili di Jogjakarta dan bersedia menjadi responden penelitian. Penelitian ini menggunakan angket yang dibuat oleh peneliti. Angket yang digunakan terdiri atas bagian biodata dan dua buah skala pengukuran, yaitu: Skala Perilaku Agresif dan Skala Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan. Skala Perilaku Agresif berjumlah 29 aitem mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Medinus & Johnson (Hudaniah dan Dayakisni, 2001) dan Skala Keterlibatan ayah dalam Pengasuhan berjumlah 56 aitem mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Allen & Daly (2002) dan Galinsky (Koentjoro dan Andayani, 2007).
Hasil analisis data penelitian dengan menggunakan uji korelasi dari spearman, menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = - 0,348 dengan p = 0,000 (p<0,05) pada uji satu ekor dan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,086. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima dan variabel keterlibatan ayah dalam pengasuhan memiliki sumbangan sebesar 8,6 % terhadap perilaku agresif remaja putri.
Collections
- Psychology [1337]
