Tipe Kepribadian Conscientiousness dan Motivasi untuk Berorganisasi pada Mahasiswa Program Studi Psikologi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan positif antara tipe kepribadian conscientiousness dengan motivasi untuk berorganisasi pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan yang positif antara tipe kepribadian conscientiousness dengan motivasi untuk berorganisasi pada mahasiswa. Semakin tinggi skor conscientiousness semakin tinggi pula motivasi untuk berorganisasi pada mahasiswa dan semakin rendah skor conscientiousness semakin rendah pula motivasi untuk berorganisasi pada mahasiswa.
Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi yang menjadi anggota organisasi ; baik ekstra maupun intra, dengan ketentuan berusia 18 tahun sampai 22 tahun. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini merupakan skala yang disusun sendiri oleh penulis untuk skala motivasi berorganisasi. Sedangkan skala conscientiousness merupakan skala yang pernah digunakan oleh peneliti sebelumnya. Skala motivasi untuk berorganisasi penulis susun berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Greenberg dan Baron (2000).
Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan uji korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis menunjukkan besarnya koefisien korelasi sebesar r = 0.404 dengan p = 0.000 (p<0.01). Hal ini menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang sangat signifikan antara tipe kepribadian conscientiousness dengan motivasi untuk berorganisasi pada mahasiswa, sehingga hipotesis yang diajukan diterima. Sumbangan efektif yang diberikan variabel conscientiousness terhadap variabel motivasi untuk berorganisasi sebesar 16,3 %, yang berarti masih ada 83.7% faktor lain yang mempengaruhi motivasi untuk berorganisasi pada mahasiswa. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi untuk berorganisasi adalaah faktor yang berasal dari luar diri individu.
Collections
- Psychology [1337]
