Persepsi, Sikap, dan Srategi Calon Lulusan Perguruan Tinggi Menghadapi Persaingan Kerja di Era Globalisasi
Abstract
Persaingan dan tantangan yang semakin kompetitif dalam dunia kerja di era globalisasi telah membuat peluang mencari pekerjaan menjadi semakin ketat, disamping itu adanya kesenjangan kualitatif antara penyedia tenaga kerja dengan kebutuhan akan tenaga kerja menjadi permasalahan yang harus dihadapi oleh mahasiswa setelah lepas dari jenjang kuliah. Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang untuk menghadapi persaingan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data yang mendalam mengenai kesiapan calon lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi persaingan kerja di era globalisasi dilihat dari persepsi, sikap, dan strategi yang dimilikinya. Melalui penelitian ini akan dilihat dinamika antara ketiga hal di atas, dimana persepsi mempengaruhi sikap dan selanjutnya mempengaruhi strategi yang akan digunakan. Responden adalah tiga orang mahasiswa tingkat akhir dari perguruan tinggi di Yogyakarta, ingin segera bekerja setelah lulus, tertarik dengan topik ini dan bersedia diwawancara. Data diperoleh melalui wawancara dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan persepsi responden terhadap persaingan kerja di era globalisasi terkait dengan semakin tingginya persaingan yang ada sehingga tenaga kerja dituntut untuk memiliki kualifikasi dan skill yang lebih berkualitas. Hal tersebut dikarenakan sejumlah perusahaan memberlakukan syarat perekrutan yang semakin tinggi untuk menjaga eksistensinya agar mampu bersaing di pasar global. Sikap responden menghadapi persaingan kerja di era globalisasi dapat dijelaskan dalam tiga kategori berdasarkan komponen pembentuknya, yaitu kognitif, afektif, dan konatif. Secara kognitif, responden sadar dan meyakini kelebihan (selling point) dan kekurangan dirinya untuk memasuki dunia kerja, secara afektif, responden berusaha memperbaiki kekurangannya dan secara konatif, responden berusaha mempersiapkan diri dengan matang serta memenuhi persyaratan yang diajukan oleh perusahaan. Untuk strategi menghadapi persaingan kerja di era globalisasi, responden mempersiapkannya sejak awal dengan menetapkan sejumlah target terkait dengan perkuliahannya, kemudian membuat surat lamaran kerja dengan menyertakan kelebihan yang dimiliki, mempersiapkan tes seleksi kerja dengan mempelajarinya dari sejumlah buku dan mencari informasi dari orang-orang yang telah lulus tes tersebut, sedangkan untuk wawancara kerja, responden akan berusaha memberikan kesan yang baik, meyakinkan perusahaan akan skill yang dimiliki, bersedia mengembangkan diri, dan menyatakan kesiapannya untuk ditempatkan kerja dimana saja.
Collections
- Psychology [1337]
