| dc.description.abstract | PT Amretta Zayne Salama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi susu
kambing bubuk dengan aktivitas pergudangan yang meliputi penerimaan bahan baku,
penyimpanan, penanganan material, penyimpanan produk jadi, dan pengiriman kepada
pelanggan. Namun, perusahaan belum memiliki sistem pengukuran kinerja Green Warehouse
yang terstruktur sehingga evaluasi terhadap aspek operasional maupun lingkungan belum dapat
dilakukan secara optimal. Tujuan dari kajian ini untuk untuk mengidentifikasi indikator kinerja
yang relevan, mengukur dan mengevaluasi kinerja Green Warehouse, serta memberikan
rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil pengukuran. Adapun penelitian ini menggunakan
pendekatan Green Supply Chain Operations Reference (Green SCOR) sebagai dasar
penyusunan Key Performance Indicator (KPI). Pembobotan indikator dilakukan menggunakan
Analytical Hierarchy Process (AHP), sedangkan pengukuran kinerja dilakukan dengan metode
Snorm De Boer dan evaluasi hasil menggunakan Traffic Light System. Selanjutnya, indikator
yang belum mencapai target dianalisis menggunakan Cause and Effect Diagram untuk
mengidentifikasi akar penyebab permasalahan dan menyusun usulan perbaikan. Temuan dari
penelitian ini mengindikasikan adanya menunjukkan bahwa terdapat 12 Key Performance
Indicator (KPI) yang terdiri atas 9 KPI pada proses B2C Fulfill dan 3 KPI pada aspek Waste
Management. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa indikator Fill Rate, Delivery
Performance to Original Customer Commit Date, Customer Order Documentation Accuracy,
dan Delivery Quantity Accuracy to the Customer telah mencapai target perusahaan dengan
tingkat pencapaian sebesar 100%. Sementara itu, indikator Receive Product from Transform or
Source Cycle Time, Pick Product Cycle Time, Pack Product Cycle Time, Load Product &
Generate Shipping Documents Cycle Time, Percentage of Recycled Waste, Electrical Energy
Consumption, dan Percentage of Remaining Production masih memerlukan perbaikan karena
belum mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil evaluasi, rekomendasi perbaikan
yang diberikan meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pada aktivitas
receiving, picking, packing, dan loading, penerapan sistem pengelolaan limbah yang lebih
terstruktur, pengendalian kehilangan bahan baku selama proses produksi, serta peningkatan
efisiensi penggunaan energi listrik. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu
meningkatkan kinerja Green Warehouse secara berkelanjutan pada perusahaan ini. | en_US |