Show simple item record

dc.contributor.authorMumtaz, Shafa Amalia
dc.date.accessioned2026-08-28T07:15:02Z
dc.date.available2026-08-28T07:15:02Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66437
dc.description.abstractPekerjaan pengecoran pier head pada Proyek LRT Jakarta Fase 1B memerlukan sistem heavy shoring sebagai struktur sementara yang berfungsi menahan beban selama proses konstruksi. Mengingat besarnya beban yang bekerja serta pentingnya keamanan struktur sementara terhadap keberhasilan pekerjaan pengecoran, diperlukan evaluasi untuk memastikan kapasitas dan kinerja sistem heavy shoring memenuhi persyaratan kekuatan dan stabilitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keamanan sistem heavy shoring pada pekerjaan pier head. Objek penelitian yang ditinjau adalah Portal P107B yang memiliki kondisi pembebanan paling kritis. Analisis dilakukan terhadap elemen bekisting, platform, balok pendukung, pipe support, rangka truss, tower shoring, dan sambungan baut dengan mempertimbangkan beban mati, beban hidup, beban angin, beban horizontal, serta beban beton basah. Pemodelan dan analisis dilakukan menggunakan SAP2000 berdasarkan metode Allowable Stress Design (ASD), sedangkan verifikasi kapasitas elemen dan sambungan dilakukan melalui perhitungan manual dengan mengacu pada AISC ASD-1989, SNI 1725:2016, SNI 1727:2020, SNI 1729:2015, ACI 347-14, dan ASCE 7- 02. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar elemen memenuhi persyaratan kekuatan dan lendutan yang diizinkan. Nilai rasio kapasitas maksimum pada rangka truss sebesar 0,89 dan pada tower shoring sebesar 0,633, yang masih berada di bawah batas izin. Namun, hasil analisis SAP2000 menunjukkan profil IWF 700x300 dan IWF 200x100 memiliki rasio geser melebihi batas izin. Hasil verifikasi manual menunjukkan kapasitas geser kedua profil masih lebih besar dibandingkan gaya geser yang bekerja sehingga tetap memenuhi persyaratan keamanan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, sistem heavy shoring pada pekerjaan pier head Proyek LRT Jakarta Fase 1B dinyatakan aman serta mampu memenuhi persyaratan kekuatan, kekakuan, dan stabilitas selama proses pengecoran berlangsung.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHeavy shoring, Pier head, Allowable Stress Design, Rasio kapasitasen_US
dc.titleEvaluasi kekuatan struktur heavy shoring akibat beban beton basah pada pekerjaan pier head menggunakan SAP2000 dan analisis sambungan baut (Structural Strength Evaluation of a Heavy Shoring System Subjected to Fresh Concrete Loads During Pier Head Construction Using SAP2000 and Bolted Connection Analysis) (Studi Kasus: Proyek LRT Jakarta Fase 1B Lintas Velodrome–Manggarai)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22511081


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record