Hubungan antara Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Terhadap Keterampilan Sosial pada Remaja Laki-Laki
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap keterampilan sosial remaja laki-laki. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap keterampilan sosial remaja laki-laki. Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengsuhan, semakin tinggi pula keterampilan sosial remaja laki-laki. Sebaliknya semakin rendah keterlibatan ayah dalam pengasuhan, semakin rendah keterampilan remaja laki-laki. Subjek dalam penelitian ini adalah 103 siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, dengan karakteristik berusia 14-18 tahun, memiliki dan tinggal bersama ayah, berdomisili di Yogyakarta dan bersedia menjadi responden penelitian. Angket yang digunakan terdiri atas bagian biodata dan dua buah skala pengukuran, yaitu: Skala Keterampilan sosial dan Skala Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan. Skala Keterampilan Sosial berjumlah 48 aitem mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Caldarella dan Merrell (Morgan, 2003; Warnes and Sheridan, 2005; Patterson, Jolivette, dan Crosby, 2006) dan Skala Keterlibatan ayah dalam Pengasuhan berjumlah 59 aitem mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Allen & Daly (2002). Hasil analisis data penelitian dengan menggunakan korelasi pearson, menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,492 dengan p=0,000 (p<0.05) pada uji satu ekor dan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,242. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima dan variabel keterlibatan ayah dalam pengasuhan memiliki sumbangan sebesar 24,2% terhadap Keterlibatan ayah dalam pengasuhan.
Collections
- Psychology [1337]
