Hubungan antara Kecerdasan Spritual (SQ) dengan Kemampuan Menyelesaikan Masalah pada Santri Pondok Pesantren
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan spiritual (SQ) dengan kemampuan menyelesaikan masalah pada santri pondok pesantren. Subjek dalam penelitian ini adalah santri berusia antara 14-18 tahun, baik perempuan maupun laki-laki dan tinggal di pondok pesantren.
Asumsi yang dibangun dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kecerdasan spiritual (SQ) dengan kemampuan menyelesaikan masalah pada santri pondok pesantren. Semakin tinggi tingkat kecerdasan spiritual, maka semakin tinggi kemampuan menyelesaikan masalah yang dimiliki santri pondok pesantren. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dua alat ukur yang diberikan kepada responden, yaitu: analisa kasus untuk mengetahui kemampuan menyelesaikan masalah dan skala kecerdasan spiritual untuk mengetahui tingkat kecerdasan spiritual.
Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis korelasi parametrik product moment dari Pearson dengan modul SPSS 16,00 for windows. Analisis product moment dari Pearson digunakan karena dari hasil uji asumsi yang meliputi uji normalitas dan uji linearitas telah terpenuhi atau data dalam kategori normal.
Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar = 0,246 dan p = 0,012 (p<0,05) pada uji satu ekor (1-tail). Hal ini menunjukkan bahwa ada korelasi antara kecerdasan spiritual dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Semakin tinggi tingkat kecerdasan spiritual, maka semakin tinggi kemampuan menyelesaikan masalah yang dimiliki santri pondok pesantren. Dengan demikian, hipotesis diterima.
Collections
- Psychology [1337]
