Hubungan antara kepatuhan pembatasan cairan dan nutrisi terhadap peningkatan nilai Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di RSIY PDHI
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global
yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal progresif sehingga pasien
memerlukan terapi hemodialisis. Salah satu indikator keberhasilan terapi adalah
Interdialytic Weight Gain (IDWG), yang mencerminkan akumulasi cairan antar sesi
hemodialisis dan dipengaruhi oleh kepatuhan pasien terhadap pembatasan cairan
dan nutrisi.
Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara kepatuhan pembatasan cairan
dan nutrisi dengan peningkatan nilai IDWG pada pasien GGK yang menjalani
hemodialisis di RSIY PDHI.
Metode penelitian: Penelitian menggunakan desain observasional analitik
dengan pendekatan cross-sectional terhadap 49 responden yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Kepatuhan diukur menggunakan
kuesioner Fluid Control in Hemodialysis Patients Scale (FCHPS), sedangkan nilai
IDWG diperoleh melalui pengukuran berat badan pre dan post hemodialisis
selama empat minggu. Analisis data meliputi uji Shapiro-Wilk dan uji korelasi
Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada
kategori kurang patuh (55,1%) dan memiliki IDWG kategori sedang (53,1%). Uji
Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara
kepatuhan pembatasan cairan dan nutrisi dengan nilai IDWG (p=0,000).
Simpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan pembatasan cairan dan nutrisi
terhadap peningkatan nilai interdialytic weight gain (IDWG) pada pasien gagal
ginjal kronik yang menjalani terapi di hemodialisis RSIY PDHI.
Collections
- Medical Education [2958]
