Show simple item record

dc.contributor.authorMarwah, Denisa Yulia
dc.date.accessioned2026-08-26T05:08:17Z
dc.date.available2026-08-26T05:08:17Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66366
dc.description.abstractAir minum isi ulang berisiko tercemar bakteri jika kebersihan tempat pengolahannya kurang terjaga. Penelitian ini bertujuan menguji kandungan bakteri Escherichia coli sekaligus menilai tingkat kepatuhan kebersihan lingkungan pada depot air minum isi ulang di Kecamatan Ngaglik dan Ngemplak. Metode penelitian menggunakan pengujian laboratorium terhadap delapan sampel air dengan metode Most Probable Number (MPN). Pengumpulan data lapangan dilakukan melalui wawancara serta pengamatan langsung pada tingkat kesesuaian parameter kesehatan lingkungan pada depot. Hasil uji laboratorium menunjukkan perbedaan kualitas yang signifikan di antara depot air minum yang diteliti. Sebanyak empat depot memenuhi syarat kesehatan karena bebas dari Escherichia coli, sedangkan empat lainnya tercemar dengan nilai 3,6 hingga 23 MPN/100 mL. Merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023, separuh dari depot yang diteliti tersebut tidak layak konsumsi karena melanggar ambang batas toleransi yang sudah ditentukan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas mikrobiologi air minum isi ulang di lapangan memiliki keterkaitan terhadap kedisiplinan pengelola dalam menerapkan standar higiene sanitasi serta perawatan alat secara berkala.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAir minum isi ulang, Depot air minum isi ulang, Escherichia coli, Higiene sanitasi, Most Probable Number.en_US
dc.titleAnalisis kualitas mikrobiologi depot air minum isi ulang (DAMIU) berdasarkan kandungan Escherichia coli di Kecamatan Ngaglik dan Ngemplaken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22513048


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record