| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja terhadap karyawan bagian produksi. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosional dengan stres kerja pada karyawan bagian produksi. Semakin tinggi tingkat kecerdasan emosi maka semakin rendah tingkat stres kerja pada karyawan bagian produksi, sebaliknya semakin rendah tingkat kecerdasan emosi maka semakin tinggi tingkat stres kerja pada karyawan bagian produksi. Subjek penelitian ini adalah karyawan bagian produksi PT Pertamina Refinery Unit V di Balikpapan, usia antara 20-55 tahun dan pendidikan minimal lulusan Sekolah Menengah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dengan pengalaman kerja minimal satu tahun. Alat ukur pada penelitian ini adalah skala kecerdasan emosi yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Goleman (2006), sedangkan skala stres kerja mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Robbins (2006). Metode analisis data yang dikemukakan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS 18.00 for windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada karyawan bagian produksi. Berdasarkan uji korelasi non-parametrik Spearman 'Rho, menghasilkan korelasi r= -0,917 dengan p=0,000 (p < 0,01), yang artinya ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dan stres kerja pada karyawan bagian produksi. Jadi hipotesis penelitian diterima. | en_US |