Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal dan Kohesivitas Kelompok Pada Karyawan Perusahaan Konstruksi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara komunikasi interpersonal dan kohesivitas kelompok pada karyawan perusahaan konstruksi. Kohesivitas merupakan keterpaduan atau keterikatan karyawan terhadap kelompok kerjanya untuk lebih mempererat hubungan antar individu dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Komunikasi interpersonal merupakan cara individu dalam membangun keterpaduan dalam kelompok yaitu dengan cara berkomunikasi dan mendapatkan timbale balik yang positif. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan lapangan perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi yaitu PT. Cahaya Permata Ajriya. Skala yang digunakan adalah skala kohesivitas kelompok disusun peneliti berdasarkan aspek kohesivitas menurut Forsyth (2006), sedangkan untuk mengukur komunikasi interpersonal peneliti mengadopsi alat ukur dari Noviati (2012) yang menggunakan aspek dari Devito (1997) sebagai dasar pembuatan alat ukur. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari pearson menunjukkan korelasi antara variabel komunikasi interpersonal dan kobesivitas kelompok r = 0,825 dengan p=0.000 (p<0.01). Hasil analisis korelasi tersebut dapat diartikan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal dan kohesivitas kelompok pada karyawan perusahaan konstruksi. Artinya semakin positif komunikasi interpersonal yang dimiliki karyawan maka akan semakin tinggi kohesivitas kelompok karyawan. Sebaliknya, semakin negatif komunikasi interpersonal yang dimiliki karyawan maka akan semakin rendah juga kohesivitas kelompoknya.
Collections
- Psychology [1337]
