| dc.description.abstract | Latar belakang: Kebersihan tangan merupakan salah satu upaya penting dalam
mencegah penyebaran penyakit infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme
patogen. Daun sirih merah (P. ornatum) diketahui mengandung senyawa bioaktif
yang berpotensi sebagai antimikroba sehingga dapat dimanfaatkan dalam formulasi
sabun cuci tangan cair.
Tujuan: Memformulasikan sabun cuci tangan cair dari ekstrak daun sirih merah
dan uji mutu fisik serta efektivitas antimikroba terhadap Staphylococcus aureus dan
Escherichia coli.
Metode: Ekstrak daun sirih merah diperoleh dengan metode maserasi
menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian diformulasikan dalam basis sabun
melalui reaksi saponifikasi dengan variasi komposisi virgin coconut oil (VCO) dan
minyak sawit serta variasi konsentrasi ekstrak. Evaluasi meliputi uji organoleptik,
viskositas, pH, tinggi busa, homogenitas, serta efektivitas antimikroba
menggunakan quantitative suspension method (QSM).
Hasil: Formula 1 (7:3) menghasilkan mutu fisik basis sabun terbaik dengan
viskositas 2719±20 cPs, pH 9,244±0,022, tinggi busa 49±1 mm, dan memenuhi uji
homogenitas. Penambahan ekstrak daun sirih merah 1% (F1) memberikan aktivitas
antimikroba terbaik terhadap Staphylococcus aureus, sedangkan konsentrasi 0,5%
(F2) paling efektif terhadap Escherichia coli.
Kesimpulan: Variasi komposisi VCO dan minyak sawit memengaruhi mutu fisik
basis sabun, sedangkan variasi konsentrasi ekstrak daun sirih merah memengaruhi
efektivitas antimikroba. | en_US |