| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas menonton film komedi remaja dengan kecenderungan remaja pria melakukan pelecehan seksual. Dugaan awal dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara intensitas menonton film komedi remaja dengan kecenderungan remaja pria melakukan pelecehan seksual. Semakin tinggi intensitas menonton film komedi remaja semakin tinggi pelecehan seksual dan semakin rendah intensitas menonton film komedi remaja maka semakin rendah pelecehan seksual. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja pria berusia antara 18 sampai dengan 21 tahun sebanyak 50 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan fasiltas program SPSS versi 13.0 untuk menguji ada tidaknya hubungan antara ntara intensitas menonton film komedi remaja dengan kecenderungan remaja pria melakukan pelecehan seksual. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis data menunjukkan r = 0,553 (p<0.01), artinya terdapat hubungan positif antara intensitas menonton film komedi remaja dengan kecenderungan remaja pria melakukan pelecehan seksual, sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan positif antara intensitas menonton film komedi remaja dengan kecenderungan remaja pria melakukan pelecehan seksual dapat diterima. Koefisien determinasi (R2) yang diperoleh = 0,306 artinya sumbangan variabel intensitas menonton film komedi remaja untuk memprediksi tingkat pelecehan seksual sebesar 30,6%.. | en_US |