| dc.description.abstract | Tekanan kerja yang tinggi pada perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) menimbulkan perhatian
terhadap kemungkinan munculnya perilaku quiet quitting sebagai bentuk penarikan diri psikologis
dari pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan quiet
quitting pada perawat IGD di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain korelasional serta melibatkan 104 perawat IGD sebagai responden, dengan analisis
data menggunakan uji korelasi Spearman's Rho setelah data memenuhi asumsi linearitas namun
tidak memenuhi asumsi normalitas. Pengukuran dilakukan menggunakan Skala Quiet Quitting
berjumlah 17 item (α = 0,974) dan Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) yang telah diadaptasi ke
konteks Indonesia (α = 0,956). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,186
dengan nilai signifikansi p = 0,059 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa hubungan antara stres kerja
dan quiet quitting bersifat positif namun tidak signifikan sehingga hipotesis penelitian ditolak.
Temuan ini mengindikasikan bahwa quiet quitting pada perawat IGD kemungkinan dipengaruhi
oleh faktor lain, seperti kepuasan kerja, komitmen afektif, makna kerja, dan dukungan organisasi,
sehingga penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan variabel-variabel tersebut untuk
memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. | en_US |