| dc.description.abstract | Salah satu keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi ditentukan oleh ketepatan waktu penyelesaian proyek. Penyelesaian proyek dipengaruhi oleh produktivitas kerja. Berbagai metode yang paling lazim digunakan untuk menyelesaikan proyek tepat waktu adalah melalui penggunaan sistem kerja lembur, dalam penelitian ini akan membuktikan seberapa besar pengaruh kerja lembur terhadap produktivitas kerja pada pengecoran kolom, sloof, plat, dan tembok pada proyek Grand Royal Ballroom Ambarukmo Hotel Yogyakarta. Metode penelitian yaitu dengan analisis dan membandingkan produktivitas kerja normal dan lembur. Berdasarkan hasil observasi dilakukan pengumpulan data jumlah tenaga kerja, lama jam kerja, dan volume pekerjaan saat kerja normal dan kerja lembur, dengan cara membagi volume pekerjaan dengan hasil kali antara produktivitas yang didapatkan saat kerja normal 7 jam/hari dan saat kerja lembur selama 5 jam/hari. Hasil analisis didapat bahwa pada minggu ke-1 mengalami perubahan produktivitas yang berupa peningkatan produktivitas sebesar 1,3608% dan pada minggu ke-2 mengalami penurunan produktivitas sebesar 0,1436% saat diterapkan kerja lembur 5 jam/hari. Dalam waktu dua minggu masa pengamatan bila dibandingkan dengan sistem kerja normal, didapatkan penambahan biaya sebesar Rp 6.240.000,00 untuk upah tenaga kerja tetapi di sisi lain dengan diterapkannya sistem kerja lembur waktu pekerjaan terselesaikan 6 hari lebih awal dari pada menggunakan sistem kerja normal. | en_US |