| dc.description.abstract | Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang tersimpan dalam bentuk magnet, muatan electron, kimia dan lainnya. Listrik mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan tenaga kerja dan orang lain yang berada di dalam lingkungan tempat kerja dan mengancam keamananan bangunan beserta isinya. Penyebab nomor 3 terbesar kasus meninggal dunia di tempat kerja adalah karena listrik, pada saat pekerja melakukan pekerjaannya dan 12% dari semua kasus meninggal dunia terjadi pada pekerja-pekerja yang masih muda. Untuk menjamin keamanan dan keselamatan maka instalasi listrik harus direncanakan, dipasang, diperiksa dan diuji oleh orang yang berkompeten dan memiliki ijin kerja. Peneliian ini bertujuan untuk mengetahui standar keselamatan kerja pekerjaan instalasi listrik, serta untuk mengetahui perilaku pekerja dalam pemasangan instalasi listrik.Penelitian ini menggunakan foto sebagai media dalam pengambilan data dan informasi,kemudian dianalisis menggunakan metode probabilitas bersyarat, yaitu jika terdapat ketergantungan suatu peristiwa yang tergantung atas terjadinya (atau tidak terjadi) peristiwa lainya. Berdasarkan peneliian dan analisis menggunakan metode probabilitas bersyarat penelitian tentang penilaian perilaku keselamatan kerja pekerja instalasi lisrik dapat diambil kesimpulan bahwa : 1. Standar keselamatan kerja pekerjaan instalasi listrik yang baik dan benar terdiri dari beberapa variabel,yaitu Tersedianya alat pelindung diri, Lokasi kerja harus aman, Penggunaan peralatan dan bahan harus tepat dan benar, Proses pengerjaan harus baik dan benar. 2. Perilaku keselamatan kerja pekerja dalam pemasangan instalasi listrik sebagian besar tidak aman. Ditunjukan dari hanya 7 foto yang menyatakan perilaku yang terlihat dalam foto aman dan 16 foto menyatakan perilaku yang terlihat di dalam foto tidak aman. | en_US |