Show simple item record

dc.contributor.authorMaulana, Harly
dc.date.accessioned2026-08-19T04:27:58Z
dc.date.available2026-08-19T04:27:58Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66145
dc.description.abstractPerubahan iklim global merupakan salah satu issu lingkungan penting dunia dewasa ini. Hal ini disebabkan perubahan iklim global menyebabkan dampak negatif pada berbagai sektor kehidupan. Beberapa dampak negatif tersebut adalah peningkatan suhu rata-rata serta peningkatan intensitas hujan dan bergesernya musin hujan. Curah hujan sendiri sangat penting dalam ilmu teknik sipil, karena hanya dengan mengukur curah hujan suatu wilayah perencana dapat mengetahui parameter-parameter yang diperlukan untuk menganalisis hal-hal penting dalam konstruksi bangunan air. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui pola-pola perubahan curah hujan di daerah Yogyakarta dan pengaruh iklim global terhadap curah hujan. Data curah hujan yang diperoleh akan diolah dengan menggunakan metode Isohyet dalam perhitungan curah hujan rerata tahunannya. Metode ini bersifat deskriptif analitik. Metode deskriptif analitik merupakan analisis paling mendasar untuk menggambarkan keadaan dataan secara umum. Berdasarkan Curah hujan rerata tahunan wilayah DIY selalu mengalami peningkatan dari tahun 2005 sampai tahun 2011. Curah hujan rerata tahunan terbesar adalah 2675.60mm yang terjadi pada tahun 2010. Dan sebagian besar curah hujan terbesar terjadi di daerah Pakem yang merupakan daerah Gunung Merapi, sehingga dapat menyebabkan meningkatnya volume banjir lahar dingin.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGlobal Warming,en_US
dc.subjectCurah Hujan Rerata Tahunan,en_US
dc.subjectIsohyet.en_US
dc.titlePola Perubahan Curah Hujan Rerata Tahunan di DIY Menggunakan Metode Isohyeten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM05511058


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record