Resiliensi pada Istri yang Menjadi Spouse Caregiver Penderita Skizofrenia
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan desain kualitatif studi kasus yang bertujuan untuk mengungkap resiliensi istri yang menjadi spouse caregiver penderita skizofrenia. Responden penelitian ini adalah dua orang istri yang memiliki suami penderita skizofrenia dan berperan sebagai caregiver utama bagi suami selama lebih dari lima tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara mendalam atau indepth interview. Data dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki faktor resiko akibat perannya sebagai caregiver. Faktor resiko tersebut antara lain kekacauan dalam rumah tangga, kurangnya dukungan dari keluarga suami, stigma negatif dari masyarakat, beban ekonomi, beban psikologis, dan peran ganda dalam keluarga. Faktor protektif internal yang membentuk resiliensi responden antara lain spiritualitas, kemandirian, kemauan bekerja keras, kepedulian terhadap anak, dan keterampilan interpersonal. Faktor- faktor tersebut mendorong responden untuk mengembangkan faktor protektif lainnya yaitu optimisme, mampu mengelola emosi negatif yang muncul, percaya diri, dan mengembangkan kompetensi diri. Selain faktor internal, ada pula faktor protektif eksternal yang berperan dalam pembentukan resiliensi responden yaitu dukungan sosial. Kedua responden termasuk dalam kategori resilien meski dengan tingkatan yang berbeda.
Collections
- Psychology [1337]
