| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara Self Efficacy dengan Stres Kerja pada Karyawan Bank. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif Self Efficacy dengan Stres Kerja pada Karyawan Bank. Semakin tinggi Self Efficacy, maka semakin rendah Stres Kerja Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 86 Teller dan Customer Service yang telah bekerja selama 3 bulan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Self efficacy dan Skala Stres Kerja yang disusun sendiri oleh peneliti. Skala Self efficacy terdiri dari 30 aitem dengan koefisien reliabilitas a=0,9141, sedangkan Skala Stres Kerja terdiri dari 30 aitem dengan koefisien reliabilitas a=0,8737. Metode analisis data yang dugunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi Product Moment dari Spearman. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin tinggi Self efficacy, maka semakin rendah Stres Kerja pada Karyawan Bank. Koefisien korelasi r -0.540 dan p= 0.00 (p<0.01). dalam penelitian ini Self Efficacy memberikan sumbangan sebesar 53% terhadap rendahnya tingkat stres kerja. Berdasarkan hasil uji beda menunjukkan bahwa, tidak ada perbedaan tingkat stres kerja antara Teller dan Customer Service. | en_US |