Hubungan Antara Kontrol Diri dan Perilaku Mengemudi Agresif (Aggressive Driving Behavior) pada Pengendara Sepeda Motor
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan perilaku mengemudi agresif pada pengendara sepeda motor. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kontrol diri dan perilaku mengemudi agresif pada pengendara sepeda motor. Responden dalam penelitian ini adalah 152 mahasiswa Universitas Islam Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 18-23 tahun dan mengendarai sepeda motor roda dua. Pada penelitian ini menggunakan dua skala, yakni: (a) Skala Perilaku Mengemudi Agresif (12 aitem) yang mengacu pada aspek dari Houston (2003) dengan a = 0,782 dan (b) Skala Kontrol Diri (26 aitem) yang mengacu pada aspek dari Baumeister (Tangney dkk, 2004)) dengan a = 0,847. Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Pearson menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara antara kontrol diri dan perilaku mengemudi agresif pada pengendara sepeda motor (r = 0,336, p = 0,000; p < 0,01), semakin tinggi kontrol diri yang dimiliki mahasiswa Universitas Islam Indonesia, semakin rendah perilaku mengemudi agresif yang dimiliki mahasiswa tersebut dalam mengendarai sepeda motor. Analisis koefisien determinasi (R2) menunjukkan sumbangan kontrol diri sebesar 11,3% terhadap perilaku mengemudi agresif dalam mengendarai sepeda motor pada mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima.
Collections
- Psychology [1337]
