Gadget as an Instant Way: Studi Kasus
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman serta pemaknaan ibu dalam
menghadapi perilaku temper tantrum pada anak usia balita yang berkaitan dengan
penggunaan screen time di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari tujuh ibu kandung dari
anak usia 24–60 bulan yang telah terpapar penggunaan gawai, dipilih melalui teknik
purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-
terstruktur, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi, yang selanjutnya
dianalisis menggunakan analisis tematik dengan perangkat lunak NVivo 12 dengan
model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap tujuh
tema utama, yaitu: makna gawai, manifestasi perilaku temper tantrum anak, pola
tidur anak, dinamika pengasuhan, refleksi ibu, pola penggunaan gawai, dan regulasi
emosi anak. Temuan menunjukkan bahwa pemberian gawai pada anak dimaknai
secara kompleks sebagai alat bantu pengasuhan sekaligus sumber kekhawatiran.
Perilaku temper tantrum dipicu oleh berbagai faktor internal dan eksternal,
termasuk overstimulasi dari konten digital, pola tidur yang tidak teratur, serta
ketidakkonsistenan aturan pengasuhan antara ayah dan ibu. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa penggunaan gawai, pola tidur, dan regulasi emosi anak
saling berkaitan dalam membentuk dinamika munculnya temper tantrum.
Pendampingan orang tua yang konsisten, komunikasi yang baik, serta pembatasan
screen time yang terstruktur menjadi faktor penting dalam mendukung
perkembangan regulasi emosi anak usia balita di era digital.
Collections
- Psychology [1337]
