Social Comparison dan Self-Esteem pada Siswa SMA di Kota Tasikmalaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara social
comparison dengan self-esteem pada Siswa SMA dalam lingkungan teman sebaya.
Siswa SMA berada pada fase perkembangan yang ditandai dengan intensnya interaksi
sosial dan kuatnya pengaruh teman sebaya, sehingga kecenderungan membandingkan
diri dengan orang lain berpotensi memengaruhi penilaian individu terhadap dirinya
sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.
Partisipan berjumlah 228 siswa SMA aktif berusia 17–19 tahun dari berbagai wilayah
di Indonesia, yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan
secara daring dan luring menggunakan dua instrumen, yaitu Iowa-Netherlands
Comparison Orientation Measure (INCOM) untuk mengukur social comparison dan
State Self-esteem Scale (SSES) untuk mengukur self-esteem. Analisis data dilakukan
menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan
negatif yang signifikan antara social comparison dan self-esteem (r = −0,432; p <
0,001), dengan social comparison memberikan kontribusi sebesar 18,7% terhadap
variansi self-esteem. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecenderungan
remaja dalam melakukan perbandingan sosial, semakin rendah tingkat self-esteem
yang dimilikinya.
Collections
- Psychology [1337]
