| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermaknaan hidup pada ibu diffable yang bekerja. Responden dalam penelitian ini adalah wanita bekerja dengan usia 30-40 tahun dengan kondisi diffable, dan memiliki anak dengan usia 0-18 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan bentuk studi kasus, yang dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa dalam menemukan makna hidupnya, ibu diffable yang bekerja perlu melewati beberapa proses. Proses yang peneliti temukan dalam penelitian ini diantaranya adalah sebagai berikut: (a) Tahap derita, yaitu tahap dimana subjek berada pada kondisi terpuruk, (b) Tahap Transisi, yaitu tahap peralihan dari suatu kondisi ke kondisi lain. (c) Tahap Penerimaan Diri, yaitu tahap dimana subjek sudah bisa menerima kondisi diffable yang diderita, (d) Tahap Penemuan Makna, yaitu tahap dimana subjek sudah mulai menemukan makna didalam hidupnya, (e) Tahap Realisasi Makna, yaitu suatu perwujudan yang real terkait penemuan makna hidup, (f) Tahap Hidup Bermakna, yaitu tahap dimana subjek sudah mencapai kondisi hidup yang lebih berarti, bahagia, dan penuh makna. Proses pencapaian tersebut didorong oleh beberapa faktor, yaitu agama dan keyakinan, dukungan sosial, pekerjaan, pengalaman, dan anak. | en_US |