• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Aktivitas Penghambatan Enzim Asetilkolinesterase dan Butirilkolinesterase Ekstrak Etanol dan Fraksi Etil Asetat dari Kulit Batang Artocarpus sericicarpus F.M. Jarret

    Thumbnail
    View/Open
    22613026.pdf (3.148Mb)
    Date
    2026
    Author
    Yahya, Muhammad Galang Maulana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Penyakit Alzheimer merupakan gangguan neurodegeneratif yang ditandai penurunan fungsi kognitif dan memori akibat berkurangnya kadar asetilkolin karena aktivitas enzim asetilkolinesterase (AChE) dan butirilkolinesterase (BChE). Terapi yang tersedia masih bersifat simtomatik dengan efek samping yang membatasi penggunaannya, sehingga eksplorasi inhibitor kolinesterase dari bahan alam masih diperlukan. Artocarpus sericicarpus merupakan spesies flora Malesiana yang tersebar alami di Kalimantan dan berpotensi sebagai inhibitor kolinesterase, namun penelitian pada fraksi etil asetat kulit batangnya masih terbatas. Tujuan: Mengetahui aktivitas penghambatan AChE dan BChE serta mengidentifikasi metabolit sekunder ekstrak etanol 96% dan fraksi etil asetat kulit batang A. sericicarpus asal Mempawah, Kalimantan Barat. Metode: Ekstraksi dilakukan menggunakan metode sonikasi dengan pelarut etanol 96%, dilanjutkan fraksinasi partisi cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan metanol-air. Uji penghambatan enzim menggunakan metode Ellman termodifikasi dengan galantamin sebagai kontrol positif. Identifikasi metabolit sekunder dilakukan menggunakan uji tabung dan KLT. Hasil: Ekstrak etanol 96% menunjukkan inhibisi AChE sebesar 12,08 ± 0,87% dan 37,54 ± 3,21%, serta inhibisi BChE sebesar 26,13 ± 3,51% dan 37,85 ± 5,76% pada konsentrasi 100 dan 200 μg/mL. Sementara itu, fraksi etil asetat menunjukkan inhibisi AChE sebesar 17,99 ± 0,99% dan 36,20 ± 1,88%, serta inhibisi BChE sebesar 49,27 ± 0,49% dan 71,25 ± 0,57% pada konsentrasi 100 dan 200 μg/mL. Metabolit sekunder yang teridentifikasi meliputi flavonoid, fenolik, dan terpenoid. Kesimpulan: Fraksi etil asetat kulit batang A. sericicarpus menunjukkan aktivitas penghambatan kolinesterase lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol 96% dengan penghambatan lebih besar terhadap BChE. Keduanya teridentifikasi mengandung metabolit sekunder flavonoid, fenol, dan terpenoid.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65934
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV