| dc.description.abstract | Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi sehingga bangunan
rumah sakit sebagai fasilitas penting perlu dievaluasi terhadap respons gempa. Penelitian ini bertujuan
membandingkan perilaku dinamik struktur Gedung Rumah Sakit Hermina Salatiga lima lantai dengan
Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) menggunakan Response Spectrum Analysis (RSA)
dan Time History Analysis (THA).
Penelitian dilakukan melalui pemodelan struktur beton bertulang lima lantai dan atap
menggunakan ETABS. Analisis yang digunakan adalah analisis dinamik linear. RSA mengacu pada
SNI 1726:2019, sedangkan THA menggunakan rekaman percepatan tanah yang disesuaikan terhadap
spektrum respons desain lokasi Salatiga melalui proses spectral matching. Parameter yang
dibandingkan meliputi karakteristik modal, gaya geser dasar, simpangan antar tingkat, serta gaya
dalam pada Balok B1 dan Kolom K1.
Hasil analisis menunjukkan periode dominan struktur sebesar 1,155 detik pada arah X dan
1,058 detik pada arah Y, dengan partisipasi massa kumulatif 99,99% pada arah X dan 99,96% pada
arah Y. Setelah penskalaan, gaya geser dasar RSA dan THA relatif setara, yaitu masing-masing
10.629,9713 kN dan 10.631,0327 kN pada arah X serta 10.630,1812 kN dan 10.629,9525 kN pada arah
Y. Simpangan maksimum terjadi pada Story 3; THA lebih besar pada arah X sebesar 78,041 mm,
sedangkan RSA lebih besar pada arah Y sebesar 64,269 mm. Gaya dalam balok dan kolom terpilih
menunjukkan selisih relatif kecil. Dengan demikian, konservativitas RSA dan THA tidak bersifat
mutlak, tetapi bergantung pada parameter respons, arah analisis, karakteristik modal, dan input gempa
yang digunakan. | en_US |