| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersyukuran terhadap kualitas perkawinan pada muslim. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kebersyukuran terhadap kualitas perkawinan pada muslim. Artinya Semakin tinggi tingkat kebersyukuran dalam kehidupan perkawinan pada muslim, maka akan semakin tinggi pula tingkat kualitas perkawinan. Demikian juga sebaliknya, semakin rendah tingkat kebersyukuran tersebut maka akan semakin rendah tingkat kualitas perkawinan. Subyek pada penelitian ini adalah suami atau istri pada pasangan perkawinan yang beragama Islam. Pada penelitian ini peneliti menggunakan skala kualitas perkawinan yang disusun oleh Wahyuningsih (2012) yang dikembangkan dari aspek-aspek kualitas perkawinan, dan skala kebersyukuran menurut McCullough (2002) kemudian digabungkan menjadi satu angket yang berjumlah 23 aitem. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kolerasional. Untuk mengetahui tingkat kebersyukuran dan kualitas perkawinan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic parametric, yaitu analsis pmp. Dengan menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistics for Windows. Berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi, maka diperoleh r = 0,461 dengan nilai signifikansi p=0,001 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan oleh peneliti pada penelitian ini diterima dengan adanya hubungan yang signifikan antara variabel kebersyukuran dengan variabel kualitas perkawinan. Kedua variabel tersebut dinyatakan memiliki hubungan yang positif. | en_US |