Analisis Kinerja Perbankingan Menggunakan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus di Bank BTPN, Jl. Bintaran Tengah No. 15, Yogyakarta)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengukuran kinerja dari Bank BTPN, dengan menggunakan empat prespektif Balanced Scorecard yaitu keuangan, pelanggan, bisnis internal dan pertumbuhan dan pembelajaran. Data keuangan yang digunakan yaitu data tahun 2014 dan 2015 serta dengan penyebaran kuisioner kepada nasabah dan para staf. Kuisioner disebarkan kepada nasabah sebanyak 50 responden dan karyawan sebanyak 36 responden. Keseluruhan tolak ukur berjumlah 19 dengan 3 tolak ukur yang tidak mencapai standar penilaian Balanced Scorecard. Dari hasil perhitungan keempat prespektif Balanced Scorecard didapat hasil keseluruhan persentase kinerja yang dicapai Bank BTPN yaitu sebesar 97,24 % yang artinya kinerja perusahaan berada pada katagori sangat baik. Hal ini ditunjukkan pada prespektif keuangan sebesar 0% diakibatkan nilai Net Profit Margin yang menurun dari tahun 2014 sebesar 7,30% menjadi 7,12% pada tahun 2015. ROA yang menurun dari 3,36% pada tahun 2014 menjadi 3,0% pada tahun 2015. ROE juga mengalami penurunan yaitu 15,68% pada tahun 2014 menjadi 12,90 pada tahun 2015. LDR sebesar 97,65% pada tahu 2014 dan 07,18% pada tahun 2015. LAR yaitu sebesar 69,31% pada tahun 2014 dan 72,31% pada tahun 2015. CAR yaitu sebesar 23,3% pada tahun 2014 dan 24,5% pada tahun 2015. Perspektif pelanggan 100% yang rata-rata pencapaiannya puas dengan realisasi melebihi standar penilaian yang ada. Prespektif Proses Bisnis Internal 100% dengan Proses Inovasi mencapai 1048 Indeks Kepuasan, Kepuasan Karyawan 1052 Indeks Kepuasan dan Layanan purna Jurnal yang mencapai 745 Indeks Kepuasan.. Prespektif pertumbuhan dan pembelajaran 100% dengan Kapabilitas Pekerja, Kapasitas Sistem Informasi dan Motivasi yang realisasinya melebihi standar penilaian.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
