| dc.description.abstract | Pembelajaran hafalan Al-Qur’an di sekolah dasar masih cenderung
monoton dan berfokus pada setoran hafalan, sehingga keterlibatan peserta didik
dan pencapaian hafalan belum optimal. Kondisi ini menunjukkan perlunya
pendekatan pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan hafalan
dan keterlibatan peserta didik melalui penerapan gamifikasi.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam dua siklus dengan dua pendekatan, kualitatif dan kuantitatif.
Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, tes (pretest dan
postest), dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan penerapan pendekatan gamifikasi mampu
meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an peserta didik yang ditandai dengan
peningkatan hafalan Al-Qur’an peserta didik terlihat dari kenaikan nilai rata-rata
pada setiap siklus. Pada siklus I, nilai meningkat dari 60,69 (pretest) menjadi 70
(postest) dengan kenaikan sebesar 14,83%. Pada siklus II, nilai Kembali meningkat
dari 63,22 menjadi 76,45 dengan peningkatan sebesar 20,93%. Peningkatan
tersebut sejalan dengan meningkatnya antusiasme serta keterlibatan aktif peserta
didik dalam mengikuti pembelajaran, sehingga gamifikasi terbukti efektif dalam
meningkatkan hafalan Al-Qur’an peserta didik. | en_US |