| dc.description.abstract | Penggunaan bulu vaned ayam potong sebagai penguat komposit merupakan alternatif bahan lokal yang melimpah di Indonesia. Tujuan penelitan ini adalah menentukan nilai kekuatan tarik, regangan tarik, modulus elastisitas dan density bulu vaned ayam. Bahan penelitian adalah bulu ayam, unsurated polyester, dan hardener/katalis MEKPO. Pembuatan sampel uji dan standar pengujiannya mengacu pada standar ASTM D638. Dalam penelitian menggunakan metode vacuum bagging dan hand lay up. Kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas pada metode hand lay up dari berat serat 20 gr sebesar 6,65 Mpa, 0,041, 0,16 Gpa. Kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas dari berat serat 25 gr sebesar 6,61 Mpa, 0,071 dan 0,09 Gpa. Sedangkan kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas dari berat serat awal 30 gr sebesar 6,08Mpa, 0,052, dan 0,11 Gpa. Kekuatan tarik tertinggi berada di berat serat 20 gr sebesar 6,65 Mpa. Kekuatan tarik dipengaruhi oleh ketebalan serat yang digunakan. Sedangkan memakai metode vacuum bagging kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas pada berat serat 20 gr sebesar 14,41 Mpa, 0,032, dan 0,45 Gpa. Kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas dari berat serat 25 gr sebesar 14,28 Mpa, 0,039, dan 0,36 Gpa. Sedangkan kekuatan tarik, regangan tarik dan modulus elastisitas dari berat serat 30 gr sebesar 12,96 Mpa, 0,035, dan 0,37 Gpa. Kekuatan tarik tertinggi berada di berat serat 20 gr sebesar 14,41 Mpa. Kekuatan tarik dipengaruhi oleh ketebalan serat yang digunakan. | en_US |