Perancangan Sistem Manajemen Persediaan Darah yang Terintegrasi dengan Menggunakan Metode Business Model Canvas dan Analytical Network Process (Studi Kasus di Palang Merah Indonesia Daerah Sleman, Yogyakarta)
Abstract
Jumlah penduduk di Indonesia setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah penduduk indonesia berbanding lurus dengan kebutuhan fasilitas kesehatan yang memadai. Salah satu kebutuhan yang paling penting adalah persediaan darah untuk menolong pasien yang membutuhkan donor darah. Palang merah indonesia merupakan organisasi mandiri yang berfungsi sebagai penyedia layan donor darah di Indonesia. akan tetapi, manajemen persediaan darah di PMI yang kurang baik menyebabkan permintaan akan kebutuhan darah belum sepenuhnya dapat terpenuhi. Akibatnya banyak nyawa yang tidak tertolong karena tidak segera mendapatkan supply darah. Dibutuhkan sebuah sistem manajemen persediaan stok darah yang terintegrasi di seluruh Palang Merah Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem yang dapat memberikan informasi tingkat persediaan darah diseluruh UTD PMI di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta secara cepat dan tepat serta memberikaan rekomendasi untuk memilih markas PMI mana yang dapat diambil persediaan darahnya. Busisness Model Canvas digunakan untuk mengetahui keterkaitan antara stakeholder PMI. Keterkaitan stakeholder dianalisis menggunakan metode Analitical Network Process sehingga diketahui bobot kepentingan masing-masing stakeholder. Adanya bobot dan keterkaitan antar stakeholder tersebut akan menghasilkan sebuah sistem yang terintegrasi dalam pengambilan sebuah keputusan. Informasi yang didapat dari model tersebut akan ditampilkan di website sebagai acuan seluruh stakholder PMI ketika salah satu markas PMI kehabisan stok darah dan membutuhkan darah secara cepat.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
