Pengmbilan Keputusan Tidak Menikah pada Usia Dewasa Tengah
Abstract
Beberapa orang sampai memasuki usia dewasa belum juga mempunyai pasangan hidup. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh tuntutan profesi dan pekerjaan. Dunia kerja telah menyita hampir seluruh minat dan perhatian seseorang sehingga menjadikan seseorang lupa terhadap komitmen dalam menentukan rencana untuk menikah. Banyak orang berfikir melalui pekerjaan kesenangan dapat diperoleh. Bukan saja penghasilan, melainkan juga kesenangan terhadap pekerjaan itu sendiri, dan berbagai peluang untuk mengembangkan diri. Disisi lain menikah merupakan suatu keharusan bagi setiap orang. Setiap orang yang telah memasuki masa dewasa selayaknya memiliki pasangan dan memasuki jenjang pernikahanan. Pernikahan merupakan tugas perkembangan individu khususnya yang memasuki usia dewasa, tetapi dalam kenyataannya masih ada seseorang pada usia tengah baya belum berkomitmen untuk menikah. Pengambilan keputusan untuk tidak menikah pada usia paruh baya selain menyalahi tugas perkembangan, juga menyalahi norma agama dan budaya. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana proses pengambilan keputusan tidak menikah dan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pengambilan keputusan tidak menikah pada usia paruh baya? Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena proses pengambilan keputusan serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan tidak menikah pada usia paruh baya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik dengan langkah-langkah berupa penggolongan tema-tema untuk kemudian memasukkannya ke dalam sub kategori dan kategori serta mengintegrasikannya. Selanjutnya diperoleh model fenomena proses pengambilan keputusan dan faktor-faktor pengambilan keputusan tidak menikah. Wawancara mendalam dilakukan terhadap tiga orang responden yang memutuskan tidak menikah. Responden pertama dan kedua berjenis kelamin perempuan dan responden ketiga berjenis kelamin laki-laki serta telah memasuki usia paru baya. Untuk mendukung keakuratan data peneliti melakukan wawancara dengan 3 orang informan yang merupakan saudara dekat para responden. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada tiga tahapan yang dilalui para responden dalam proses pengambilan keputusan tidak menikah antara lain : tahap pemahaman, tahap perancangan, tahap pemilihan. Tahapan satu dengan yang lain merupakan hubungan yang saling berkaitan. Hasil penelitian juga menyimpulkan faktor yang mempengaruhi keputusan antara lain: faktor masa lalu, faktor masa kini, dan faktor masa depan.
Collections
- Psychology [1337]
