| dc.description.abstract | XYZ Furniture salah satu pelaku industri Furniture yang memproduksi berbagai produk-
produk rumah tangga dengan sistem produksi berdasarkan pesanan (by order). Salah satu
produk unggulan yaitu Sofa A 2 Seater yang mengalami tren kenaikan penjualan yang
signifikan sebesar 100% pada periode Juli 2025 hingga Februari 2026. Namun, peningkatan
permintaan tersebut belum diimbangi dengan produksi yang memadai. Pemasalahan utama
yang dihadapi adalah terjadinya bottleneck pada beberapa workstation kritis, yaitu proses
assembly busa, perakitan, dan penghalusan rangka atas, serta assembly seluruh komponen, yang
menyebabkan lead time produksi menjadi panjang dan pemenuhan pesanan menjadi terlambat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sistem produksi yang berjalan dan
memberikan usulan perbaikan guna meningkatkan output serta mengurangi bottleneck.
Pendekatan yang digunakan adalah Discrete Event Simulation (DES) yang diimplementasikan
melalui software FlexSim. Data waktu proses dikumpulkan dari 20 workstation dan diolah
melalui uji keseragaman data, uji kecukupan data, serta penentuan distribusi menggunakan
Expertfit. Hasil simulasi model awal menunjukkan bahwa rata-rata output produksi hanya 2–3
unit per hari atau setara 832 unit per tahun, yakni hanya 53% dari kapasitas maksimal sebesar
1.560 unit per tahun. Dari tiga skenario perbaikan yang diuji menggunakan uji ANOVA dan uji
Bonferroni, Skenario 1 berupa penambahan workstation assembly busa dari 3 menjadi 4 unit
terpilih sebagai rekomendasi terbaik. Skenario ini mampu meningkatkan output sebesar 46,25%
menjadi 117 unit per 30 hari kerja dengan investasi paling minimal sebesar Rp3.555.000 dan
net profit sebesar Rp2.403.136.000 per tahun. | en_US |