Analisis Mitigasi Risiko Operasional Pada Proses Produksi Jersey Printing di UKM Agesa Konveksi (Studi Kasus: UKM Agesa Konveksi)
Abstract
UKM Agesa Konveksi merupakan usaha konveksi yang memproduksi berbagai hasil produk tekstil, salah satunya produk Jersey printing. Proses produksi Perusahaan masih menghadapi risiko operasional yang menyebabkan tingginya produk Defect. Data tahun 2025 menunjukkan bahwa produk jersey printing memiliki Tingkat cacat tertinggi sebesar 20% dari total produksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat risiko operasional, menetapkan prioritas risiko, serta menyusun usulan untuk mengurangi risiko dalam proses produksi pencetakan kaos di perusahaan UKM Agesa Konveksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fishbone diagram (atau diagram tulang ikan), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan Fault Tree Analysis (FTA). Fishbone diagram digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat, FMEA untuk menentukan prioritas risiko berdasarkan nomor prioritas risiko, dan FTA untuk menganalisis hubungan sebab-akibat dari risiko prioritas. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kelompok fokus dengan personal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 risiko operasional yang tervalidasi pada proses Jersey printing. Risiko prioritas yang ditemukan meliputi rendahnya pengawasan operasional, penggantian jarum yang tidak terjadwal, serta ketidaksesuaian material produksi. Usulan mitigasi risiko yang diberikan berupa penyusunan SOP, penjadwalan perawatan mesin, pelatihan operator, peningkatan pengawasan produksi, dan pembuatan standar setting tegangan mesin sesuai jenis kain dan benang.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
