Pra-Rancangan Pabrik Ethylene dari Methanol Kapasitas 100.000 Ton/Tahun
View/ Open
Date
2016Author
Kurniawan, Agus
Supyandi N.O, Muhamad Yusup
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebutuhan akan jenis bahan dasar plastik terus mengalami peningkatan pada setiap tahun. Ethylene dan propylene merupakan bahan dasar pembuatan plastik. Di Indonesia, produksi ethylene sangat bergantung pada PT. Chandra Asri yang berkapasitas sekitar 700.000 ton per tahun, sedangkan kebutuhan ethylene di Indonesia sendiri mencapai 1,4 juta ton per tahun. Sehingga dengan latar belakang tersebut, topik yang diambil sebagai judul tugas akhir dan sebagai prasyarat untuk mendapatkan gelar sarjana adalah “Pra Rancangan Pabrik Ethylene dari Methanol dengan Kapasitas 100.000 ton/tahun”. Sumber bahan baku yang berasal dari pabrik methanol berada di Bontang Kalimantan Timur, oleh karena itu Pra rancangan pabrik ethylene dari bahan baku methanol didirikan di Bontang. Luas area pendirian pabrik yaitu 15.170 m2 dengan kapasitas produksi 100.000 ton/tahun, dengan bahan baku methanol sebanyak 218.235.600 kg/tahun. Pabrik kimia ini akan dioperasikan selama 330 hari dan 24 jam sehari dengan total 160 karyawan. Ethylene diproduksi melalui proses Methanol To Olefin (MTO process) dengan bantuan katalis SAPO-34. Konversi reaksi yang digunakan sebanyak 99%. Produksi ethylene terjadi dalam reaktor Fluidized Bed, reaksi yang terjadi secara endhotermis dengan temperature 475 K dan tekanan 1,36 atm. Selain memproduksi Ethylene, terdapat produk samping yang terdiri dari Methane dan Propylene. Kebutuhan utilitas pada Pra Rancangan Pabrik Ethylene dari bahan baku methanol ini meliputi kebutuhan air sebanyak 1179373,658 kg/jam, kebutuhan bahan bakar sebanyak 5166,827 kg/jam, kebutuhan listrik sebanyak 1100,650 KWh dan kebutuhan udara tekan sebanyak 50,4 m3 /jam. Hasil dari evaluasi ekonomi Pra Rancangan Pabrik Ethylene dari Methanol dengan Kapasitas 100.000 Ton/Tahun bahwa pabrik yang didirikan membutuhkan fixed capital Rp 415.632.694.531; working capital Rp 242.422.401.507. Data tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa pabrik ethylene ini memperoleh persen ROI 29%, DCFR 19,5%, BEP pada 45,05%, dan SDP pada 36,67%. Pabrik ethylene ini dianggap sangat menjanjikan walaupun membutuhkan modal yang cukup besar.
Collections
- Chemical Engineering [1392]
