• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penyembelihan Ayam Secara Mekanis dengan Metode Stunning dalam Tinjauan Fikih Kontemporer: Studi Kasus di Rumah Pemotongan Ayam Fakultas Peternakan UGM

    Thumbnail
    View/Open
    22421083 .pdf (3.373Mb)
    Date
    2026
    Author
    Ardan H, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan teknologi modern dalam proses penyembelihan hewan, salah satunya metode stunning (pemingsanan), yang menimbulkan perbedaan pandangan dalam fikih Islam terkait kehalalan dan kesejahteraan hewan. Penelitian ini berfokus pada praktik penyembelihan ayam secara mekanis dengan metode stunning di Rumah Pemotongan Ayam Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada serta tinjauan fikih kontemporer terhadap penggunaan metode tersebut dan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip penyembelihan halal menurut syariat Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap 3 informan, yaitu Ketua Departemen Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan UGM, Ketua Rumah Pemotongan Ayam (RPA) Fakultas Peternakan UGM, dan Koordinator Farm Pusat Pengembangan Ternak Fakultas Peternakan UGM. Wawancara dilaksanakan pada periode Januari - Mei 2026. Data dianalisis secara deskriptif- analitis dengan menggunakan perspektif fikih kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) praktik penyembelihan ayam secara mekanis dengan metode waterbath electrical stunning di RPA Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dilaksanakan dengan melalui beberapa tahapan yakni pemeriksaan kesehatan ayam (ante mortem), pemingsanan sementara (reversible unconsciousness), penyembelihan sesuai syariat oleh juru sembelih Muslim dengan membaca basmalah dan memotong saluran yang disyaratkan, pemeriksaan pasca stunning, penitisan darah (bleeding), pencelupan air panas (scalding), pencabutan bulu (defeathering), pengeluaran jeroan (evisceration), pencucian (washing), pendinginan (chilling), pemotongan karkas, deboning, pengemasan (packaging), hingga penyimpanan (cold storage). Praktik tersebut telah memenuhi ketentuan dasar penyembelihan halal, termasuk memastikan ayam masih hidup sebelum disembelih (2) Dalam tinjauan fikih kontemporer, penggunaan metode stunning diperbolehkan (mubaḥ) sepanjang tidak menyebabkan kematian hewan sebelum penyembelihan, hanya berfungsi sebagai sarana untuk mempermudah proses penyembelihan dan mengurangi penderitaan hewan, serta tetap menjamin hewan berada dalam keadaan hidup saat dilakukan pemotongan. Dengan demikian, praktik penyembelihan tersebut secara umum sesuai dengan prinsip-prinsip penyembelihan halal menurut syariat Islam.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65690
    Collections
    • Islamic Law [996]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV